<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Opencode on Akurasiudara Blog</title><link>https://ifan.web.id/tags/opencode/</link><description>Recent content in Opencode on Akurasiudara Blog</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Sat, 03 Oct 2026 03:10:00 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://ifan.web.id/tags/opencode/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Cara Install Playwright MCP di OpenCode WSL dengan Chrome di Windows 11</title><link>https://ifan.web.id/blog/install-playwright-mcp-di-wsl/</link><pubDate>Sat, 03 Oct 2026 03:10:00 +0000</pubDate><guid>https://ifan.web.id/blog/install-playwright-mcp-di-wsl/</guid><description>&lt;h1 id="cara-install-playwright-mcp-di-opencode-wsl-dengan-chrome-di-windows-11">Cara Install Playwright MCP di OpenCode WSL dengan Chrome di Windows 11&lt;/h1>
&lt;p>Kalau sekarang kita menggunakan AI coding agent seperti OpenCode untuk membuat aplikasi, kemampuan AI tidak lagi sebatas menulis kode.&lt;/p>
&lt;p>AI agent sudah bisa membaca project, mengubah file, menjalankan command, membaca error, menjalankan test, dan memperbaiki implementasi.&lt;/p>
&lt;p>Tetapi ada satu bagian yang sering menjadi masalah.&lt;/p>
&lt;p>AI bisa membuat halaman web dengan kode yang terlihat benar, tetapi apakah halaman tersebut benar benar bekerja ketika dibuka di browser?&lt;/p></description></item></channel></rss>